Potensi
Desa Kinalawiran

Dari ladang nilam hingga hutan adat, inilah kekayaan nyata Desa Kinalawiran.

435 Ha
Total Luas Wilayah
532 Ha
Lahan Perkebunan
126 Ha
Lahan Sawah
1.103 jiwa
Jumlah Penduduk
435 Ha
Total Luas Wilayah
532 Ha
Lahan Perkebunan
126 Ha
Lahan Persawahan
1.378 Ha
Kawasan Hutan
Pertanian Desa 1 Pertanian Desa 2 Pertanian Desa 3 Pertanian Desa 4 Pertanian Desa 5

Pertanian Desa

Pertanian adalah tulang punggung Desa Kinalawiran. Nilam menjadi bintang utama karena menghasilkan minyak atsiri bernilai ekspor tinggi. Cengkeh (190 Ha, 202 keluarga), kelapa, jagung, dan durian melengkapi kekayaan hasil bumi desa ini.

Hasil Bumi Desa

⭐ Unggulan Utama
🌿
Nilam
Tanaman unggulan Kinalawiran. Daunnya disuling menjadi minyak atsiri berkualitas ekspor. Tumbuh subur di iklim tropis lembab khas Minahasa Selatan.
Ekspor Utama
🚱
Cengkeh
190 Ha milik 202 keluarga petani. Dipasarkan lewat KUD, pengecer, hingga langsung ke konsumen.
Perkebunan
🥥
Kelapa
Tumbuh subur di seluruh wilayah desa. Hasilnya berupa kopra dan minyak kelapa, menjadi pendapatan stabil bagi banyak keluarga.
Perkebunan
🌽
Jagung
Dibudidayakan di lahan tegalan seluas ±180 Ha. Jadi sumber pangan sekaligus pakan ternak warga desa.
Pangan
🍀
Durian
Luas tanam 17 Ha. Durian lokal Kinalawiran diminati pasar regional dan punya potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.
Hortikultura

Pemanfaatan Lahan

Lahan desa seluas ±435 Ha dimanfaatkan secara optimal, mulai dari sawah, kebun, permukiman, hingga kawasan hutan yang terjaga luas.

  • Permukiman: 12 Ha
  • Persawahan (irigasi ½ teknis): 126 Ha
  • Perkebunan perorangan: 532 Ha
  • Tegalan/ladang: 180 Ha
  • Kawasan hutan (produksi & hutan asli): 1.378 Ha
  • Fasilitas umum (sekolah, jalan, kuburan, dll): 11 Ha
Pemanfaatan Lahan 1 Pemanfaatan Lahan 2
Lahan Persawahan
Sawah irigasi ½ teknis, padi 3 ton/Ha
126 Ha
Lahan Perkebunan
Perkebunan perorangan: nilam, cengkeh, kelapa
532 Ha
Kawasan Hutan
Hutan produksi tetap, terbatas & hutan adat/asli
1.378 Ha

Perekonomian Desa

Nilam adalah andalan ekonomi desa. Daunnya disuling secara tradisional menjadi minyak nilam bernilai jual tinggi dan berpotensi ekspor.

Didukung cengkeh, kelapa, jagung, dan durian, ekonomi Kinalawiran bertumpu kuat pada agro-industri berbasis hasil bumi lokal.

Perekonomian Desa 1 Perekonomian Desa 2 Perekonomian Desa 3 Perekonomian Desa 4 Perekonomian Desa 5

Kawasan Hutan Desa

Kawasan hutan Desa Kinalawiran mencapai ±1.378 Ha, terdiri dari hutan produksi tetap (336 Ha), hutan produksi terbatas (300 Ha), hutan adat (542 Ha), dan hutan asli (200 Ha).

Desa ini aman dari banjir, gempa, dan tsunami. Namun hutan produksi seluas 336 Ha perlu pemulihan karena kondisinya rusak.

  • Hutan produksi tetap: 336 Ha
  • Hutan produksi terbatas: 300 Ha
  • Hutan adat: 542 Ha
  • Hutan asli: 200 Ha
  • 5 sungai jernih, tidak tercemar, memenuhi baku mutu air
Hutan Desa 1 Hutan Desa 2 Hutan Desa 3
Hutan Produksi Tetap
Milik masyarakat perorangan, perlu pemulihan
336 Ha
Hutan Produksi Terbatas
Pengelolaan terbatas dengan prinsip berkelanjutan
300 Ha
Hutan Adat & Hutan Asli
Hutan adat 542 Ha dan hutan asli 200 Ha
742 Ha

Peternakan & Perikanan

Sebanyak 19 peternak menggeluti sektor ini sebagai mata pencaharian pendukung. Tersedia lahan pemeliharaan umum seluas 24 Ha.

🐓
Ayam Kampung
419 ekor
197 pemilik
🐖
Babi
290 ekor
24 pemilik
🦆
Bebek
157 ekor
17 pemilik
🐄
Sapi
79 ekor
57 pemilik
🐶
Anjing
116 ekor
97 pemilik
🐱
Kucing
49 ekor
28 pemilik

🐟 Budidaya Ikan Air Tawar

Kolam ikan dikelola warga sebagai sumber protein lokal dan penghasilan tambahan.

17 Ha

🌾 Mina Padi (Ikan di Sawah)

Sistem budidaya ikan sekaligus padi di lahan yang sama, hemat lahan dan hasilnya ganda.

9 Ha

Sumber Daya Air & Potensi Wisata

Lima sungai jernih mengalir di desa ini, air bersih tersedia melimpah, dan tiga destinasi wisata alam menunggu untuk dikembangkan.

💧 Sumber Air Bersih

Sumur Gali 174 unit (201 KK)
SPAM (Sistem Perpipaan) 1 unit (107 KK)
Sungai 1 titik (13 KK)
Kualitas Air Sumur Tidak berbau, layak minum
Jumlah Sungai di Desa 5 buah
Kondisi Sungai Jernih & Tidak Tercemar
Bahan Galian Batu kali, Sirtu, Pasir urug

🏔️ Potensi Wisata Alam

Air Terjun Belum Dikelola
Situs Sejarah Aktif
Batu Binotak Belum Dikelola
Batu Kurung Belum Dikelola

Air Terjun, Batu Binotak, dan Batu Kurung adalah peluang ekowisata yang belum digarap. Potensi besar, tinggal langkah nyata.

Penduduk & Mata Pencaharian

Kinalawiran dihuni 1.103 jiwa. Petani mendominasi (381 orang), diikuti ibu rumah tangga (213 orang). Desa ini mudah dijangkau: hanya 2 km ke kecamatan dan 75 km ke kabupaten.

“Kinalawiran berarti panjang umur, mencerminkan harapan warga untuk hidup sejahtera, sehat, dan terus berkembang bersama desa.”

Makna nama Kinalawiran
SDM Desa 1 SDM Desa 2 SDM Desa 3 SDM Desa 4 SDM Desa 5

Rincian Pekerjaan Warga

Mata Pencaharian Laki-laki Perempuan Total
Petani33447381
Ibu Rumah Tangga0213213
Pelajar6148109
Belum Bekerja395392
Tidak Punya Pekerjaan Tetap08080
Wirausaha231942
Buruh Tani20020
Perangkat Desa18018
Pedagang Barang Kelontong02727
Pengrajin01717
Peternak19019
PNS91019
Purnawirawan/Pensiunan3710
Sopir707
POLRI303
Pedagang Keliling044
Pemuka Agama426
Guru Swasta022
Karyawan Honorer011
Total5405631.103
±2 km
Ke Ibu Kota Kecamatan (10 menit)
±75 km
Ke Ibu Kota Kabupaten (1,5 jam)
±235 km
Ke Ibu Kota Provinsi (3 jam)
5 Unit
Kendaraan Umum ke Kabupaten